Silahkan masukkan email dan user name anda, selamat mencoba dan semoga berhasil.
[ Read More ]
Senin, 07 November 2016
Kamis, 05 Mei 2016
[ Read More ]
[ Read More ]
Video Pembelajaran Matematika ( Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan )
Video adalah
teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang
gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau
media digital. Video juga bisa dikatakan sebagai gabungan gambar-gambar mati
yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu.
Gambar-gambar yang digabung tersebut dinamakan frame dan kecepatan pembacaan
gambar disebut dengan frame rate.
Video Pembelajaran
Matematika adalah media yang bisa digunakan
pendidik yang disajikan dalam bentuk audio dan visual yaitu dapat didengar
sekaligus tampak yang berisi pesan-pesan pembelajaran Matematika baik yang
berisi konsep, prinsip, prosedur, teori, aplikasi pengetahuan untuk membantu
pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran terhadap peserta didik yang
digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan/materi pelajaran khususnya Matematika.
Untuk menampilkan atau menyajikannya maka dibuatlah sebuah presentasi video.
Presentasi Video
merupakan sebuah video yang digunakan untuk mengomunikasikan gagasan, ide atau
rencana, yang bertujuan untuk memperkenalkan suatu hal atau produk ( video
pembelajaran, iklan dagangan, film dan lain sebagainya ) yang dibuat melalui
proses merekam gambar dan suara, menata urutan dan melanjutkan atau memotong
gambar ( melalui pengeditan berbagai aplikasi untuk video ) serta menyatukannya
menjadi kesatuan yang utuh.
Berikut ini
adalah sebuah video pembelajaran Matematika tentang operasi hitung penjumlahan
dan pengurangan yang bisa digunakan seorang pendidik untuk mengajarkannya
kepada murid di Sekolah Dasar ( SD ) khususnya
di kelas III yang disajikan dalam presentasi video. Video ini dapat memudahkan
murid kelas III SD untuk memahami apakah penjumlahan itu ? serta apakah
pengurangan itu ? dan bagaimana proses penyelesaiannya soalnya ? silakan dilihat teman
Atau tinggal jelajah pada website berikut :
https://www.youtube.com/watch?v=kDWa0U7HqOE
Kelebihan Media Video Pembelajaran
Atau tinggal jelajah pada website berikut :
https://www.youtube.com/watch?v=kDWa0U7HqOE
Manfaat Menggunakan Video Pembelajaran
Jadi kesimpulannya, untuk mencapai tujuan pembelajaran
yang optimal sangatlah perlu menggunakan media sebagai alat bantu dalam proses
pembelajaran. Jadi video pembelajaran mempunyai manfaat :
- Sangat membantu tenaga pengajar dalam mencapai efektifitas pembelajaran khususnya pada mata pelajaran yang mayoritas praktek.
- Memaksimalkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam waktu yang singkat.
- Dapat merangsang minat belajar peserta didik untuk lebih mandiri.
- Peserta didik dapat berdiskusi atau minta penjelasan kepada teman sekelasnya.
- Peserta didik dapat belajar untuk berkonsentrasi.
- Peserta didik menjadi aktif dan termotivasi untuk mempraktekkan latihan-latihan sesuai dengan apa yang diajarkan di video.
Kelebihan Media Video Pembelajaran
1. Mampu menggambarkan
peristiwa-peristiwa masa lalu secara realistis dalam waktu yang singkat
2. Dapat diulang-ulang bila perlu untuk
menambah kejelasan.
3. Pesan yang disampaikannya cepat dan
mudah diingat.
4. Mengembangkan pikiran dan pendapat
para siswa.
5. Mengembangkan imajinasi.
6. Memperjelas hal-hal yang abstrak dan
memberikan penjelasan yang
lebih realistik
lebih realistik
7. Mampu berperan sebagai media utama
untuk mendokumentasikan
realitas sosial yang akan dibedah di dalam kelas.
Kelemahan Media Video Pembelajaran
realitas sosial yang akan dibedah di dalam kelas.
Kelemahan Media Video Pembelajaran
Pemanfaatan media ini juga terkesan
memakan biaya tidak murah.
Java Applet ( Checkerboard )
Java Applet adalah sebuah program kecil yang ditulis dengan menggunakan
bahasa
pemrograman Java, yang diakses melalui halaman Web dan dapat di unduh ke
dalam mesin klien yang kemudian menjalankannya di dalam jendela penjelajah web. Java Applet
dapat secara dinamis menambahkan beberapa fungsi kepada halaman-halaman Web
yang bersifat statis. Akan tetapi, untuk menjalankannya sebuah komputer harus
memiliki program penjelajah web yang dapat menjalankan Java ( Wikipedia.org ).
Java Applet bisa
digunakan untuk pembelajaran Matematika karena berisi permainan yang banyak
berhubungan dengan Matematika seperti menyusun bangun ruang, aljabar, persamaan
linier dan lain sebagainya. Salah satu permainan yang bisa dijalankan adalah
permainan Checkerboard.
Ciri-ciri permainan Checkerboard yaitu terdapat satu
papan catur juga kolom-kolom yang diantaranya adalah board yang digunakan untuk
mengatur banyaknya jumlah kotak hitam putih yang terdapat dalam papan catur,
square yang dapat mengubah ukuran kotak merah yang ada dalam papan, move square
yang berguna untuk memindahkan kotak merah dari satu tempat ke tempat lainnya,
dan answer yang berguna untuk memasukkan jawaban yang kita dapatkan.
Untuk memainkan
berbagai macam permainan di applet salah satunya Checkerboard maka kita harus
melakukan beberapa cara diantaranya :
a) Buka WisWeb
Applets di Mozilla / Opera Mini atau mengklik website www.fi.uu.nl/wisweb/applets/mainframe_en.html
Maka akan muncul berbagai macam permainan seperti
gambar diatas.
b ) Lalu klik
permainan yang ingin dimainkan, untuk kali ini kita memilih permainan
Checkerboard , kita klik Checkerboard.
c ) Maka akan
muncul tampilan seperti gambar berikut :
d ) Setelah didapat jumlahnya maka tuliskan pada
kotak answer jika jawabannya benar maka akan muncul bacaan that is correct.
Kelebihan permainan Checkerboard adalah cocok untuk dimainkan oleh siswa SMP karena cocok untuk melatih ketelitiannya, karena permainan ini
ialah permainan yang mencari berapa peluang persegi merah yang dapat memenuhi
papan catur dengan ukuran tertentu. Di sini sangat dibutuhkan sebuah ketelitian
karena jika tidak maka peluang yang didapatkan akan salah dan permainan ini
juga membuat siswa berlatih membentuk penalaran yang luas, karena untuk
menyelesaikan permainan ini dibutuhkan sebuah ide yang menciptakan sebuah cara
untuk menyelesaikan permainan tersebut. Permainan ini juga dapat membantu siswa
untuk mendapatkan luas persegi, karena dalam penyelesaian permainan ini dapat
diselesaikan dengan dua cara yaitu dengan cara manual dan menggunakan rumus.
Dalam penggunaan rumus siswa mencari berapa jumlah peluang persegi merah pada
kolom atas horizontal dan dikalikan dengan jumlah peluang persegi
merah pada kolom samping vertikal. Secara tidak langsung yang dilakukan
siswa adalah menggunakan rumus luas persegi.
Kekurangan permainan ini ialah permainan ini tidak cocok bagi seluruh jenjang pendidikan karena permainan ini hanya sangat bermanfaat bagi siswa SMP karena siswa SMP belum mempelajari banyak materi matematika, pada masa SMP baru dipelajari luas bangun datar, keliling bangun datar yang masih ada hubungannya dengan permainan Checkerboard ini. Siswa SMP belum mempelajari ke materi yang benar-benar mendalam sehingga siswa SMP merasa tertantang dalam menyelesaikan permainan ini, sedangkan bagi siswa SMA permainan ini bisa dikatakan permainan yang biasa bagi siswa SMA karena mereka telah mempelajari materi-materi matematika lebih mendalam tidak hanya sampai pada luas dan keliling saja namun sudah lebih jauh seperti mencari volume dan sebagainya sehingga siswa SMA dalam memainkan permainan ini tidak merasa tertantang karena mudah bagi mereka untuk menyelesaikannya.
Kekurangan permainan ini ialah permainan ini tidak cocok bagi seluruh jenjang pendidikan karena permainan ini hanya sangat bermanfaat bagi siswa SMP karena siswa SMP belum mempelajari banyak materi matematika, pada masa SMP baru dipelajari luas bangun datar, keliling bangun datar yang masih ada hubungannya dengan permainan Checkerboard ini. Siswa SMP belum mempelajari ke materi yang benar-benar mendalam sehingga siswa SMP merasa tertantang dalam menyelesaikan permainan ini, sedangkan bagi siswa SMA permainan ini bisa dikatakan permainan yang biasa bagi siswa SMA karena mereka telah mempelajari materi-materi matematika lebih mendalam tidak hanya sampai pada luas dan keliling saja namun sudah lebih jauh seperti mencari volume dan sebagainya sehingga siswa SMA dalam memainkan permainan ini tidak merasa tertantang karena mudah bagi mereka untuk menyelesaikannya.
Langganan:
Postingan (Atom)




